endaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2018 sudah dibuka pada hari Rabu tgl 26 September 2018. Pendaftaran CPNS tahun ini dilakukan secara terintegrasi melalui situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara online melalui sscn.bkn.go.id. Pelamar yang nantinya akan mengikuti seleksi CPNS 2018 diwajibkan mempunyai akun SSCN.

Tahap pertama yang harus dilakukan pelamar yakni membuka situs sscn.bkn.go.id. Pelamar “hanya boleh memilih satu jabatan pada satu formasi dan satu instansi.” Hari Rabu ini, fitur registrasi untuk melakukan pendaftaran akun di situs SSCN sudah dapat diakses.

Di website BKN pelamar juga bisa mendapatkan informasi CPNS 2018 untuk menentukan pilihan instansi sebelum benar-benar melakukan pendaftaran.  Jika sudah mantap memilih instansi yang dipilih, pelamar bisa melakukan pendaftaran CPNS.

Berikut langkah-langkah cara mendaftar CPNS 2018 di situs web SSCN BKN, baik untuk Kementerian/Lembaga maupun Pemda.

Terdapat keterangan kepada seluruh pelamar untuk membuat akun SSCN sebelum melakukan pendaftaran ke instansi dan jabatan yang diinginkan.

1. Membuat Akun SSCN BKN di sscn.bkn.go.id

  1. Memilih menu “Registrasi”. Ketika melakukan proses pendaftaran akun SSCN 2018, langkah awal adalah pengecekan identitas. Pelamar harus mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Kartu Keluarga (KK) atau NIK Kepala Keluarga.
  2. Pelamar juga harus mengisikan email aktif. Email ini nanti digunakan untuk mengirim informasi lolos seleksi administrasi CPNS.
  3. Selain mengisi email aktif, pelamar juga harus mengisikan password akun SSCN BKN, dan pertanyaan keamanan.
  4. Pelamar juga harus mengunggah pas foto dengan ukuran file minimal 120 Kb dan maksimal 200 Kb dengan format JPG atau JPEG.
  5. Kemudian, pelamar memasukkan kode captcha yang ada. Setelah itu, klik lanjutkan.
  6. Setelah peserta melengkapi data yang tersedia, langkah selesai.
  7. Jika proses selesai maka selanjutnya adalah mencetak “Kartu Informasi Akun SSCN 2018”. Kartu ini disimpan karena akan digunakan saat melakukan pendaftaran CPNS 2018.

2. Proses Pendaftaran CPNS di sscn.bkn.go.id

  1. Langkah berikutnya adalah login ke sscn.bkn.go.id.
  2. Caranya, klik menu login. Lalu masukkan NIK serta password yang telah didaftarkan.
  3. Setelah berhasil melakukan login, langkah selanjutnya adalah:
  • Pelamar mengunggah foto diri memegang KTP dan Kartu Informasi Akun SSCN BKN.
  • Pelamar melengkapi informasi akun biodata sebagai bukti telah melakukan pendaftaran.
  • Pelamar memilih instansi, formasi, dan jabatan sesuai pendidikan. Ingat, pelamar hanya boleh memilih satu jabatan, satu formasi pada instansi tertentu.
  1. Pelamar mengunggah dokumen yang telah discan atau dipindai sesuai dengan persyaratan instansi yang dilamar.
  2. Dokumen-dokumen wajib yang harus disiapkan antara lain:
  • Kartu Keluarga
  • Kartu Tanda Penduduk
  • Ijazah
  • Transkip Nilai
  • Pas Foto, dan dokumen lain yang dipersyaratkan oleh instansi tertentu.
  1. Jika data sudah terisi, pelamar harus melakukan cek ulang pada form “resume”.
  2. Bila data sudah benar dan lengkap, langkah selanjutnya adalah mencetak “Kartu Pendaftaran SSCN 2018”.

Kartu pendaftaran ini harus disimpan baik-baik karena jika lolos seleksi administrasi akan digunakan saat mengikuti tes CAT.

  1. Sampai di sini proses pendaftaran CPNS 2018 sudah selesai.

3. Proses Verifikasi Pendaftaran 

Tim verifikasi akan melakukan verifikasi berkas atau dokumen yang diunggah atau dikirim oleh pelamar berdasarkan syarat pendaftaran (jika persyaratan di instansi mencantumkan bahwa pelamar harus mengirimkan berkas fisik ke alamat tercantum). Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan kartu ujian yang digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya sesuai dengan ketentuan instansi. Panitia seleksi CPNS 2018 instansi akan mengumunmkan informasi status kelulusan pelamar.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan Kartu Ujian yang akan dikirimkan melalui email pribadi pelamar. Informasi mengenai status kelulusan pelamar akan diumumkan Panitia Seleksi CPNS 2018 oleh instansi terkait. Bila pelamar yang lulus seleksi administrasi akan mengikuti tes CAT. Pada seleksi CAT terdiri dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Dikutip dari laman resmi Kemenpanrb, nilai SKD memiliki bobot 40 persen dan SKB 60 persen dalam seleksi CPNS 2018. Pada tahap SKD, pelamar akan dihadapkan pada total 100 soal yang terdiri dari 35 soal untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 30 soal untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 35 soal untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here